Sabtu, 23 Januari 2010

Persiapan Hidup Manusia

Persiapan hidup manusia

Artinya:” Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada ALLAH dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang Telah diperbuatnya untuk hari esok didunia dan hari embesok diakhirat; dan bertakwalah kepada ALLAH, Sesungguhnya ALLAH Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”. Al Hasyr (59) : 18.

Lima pesan Rasululloh saw

Rasululloh saw bersabda:
اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ
“Ightanim khomsan qobla khomsin”
Artinya:” Persiapkanlah dirimu dengan lima Hal, sebelum datang yang lima”.

فَرَاغَكَ قَبْلَ سُغْلِكَ .1
“Faroo gho ka qobla sugh li ka”
1.Yang pertama ialah: “Selagi ada kesempatan, sebelum datang masa sempit / repot ”.

Artinya: Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan saling nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. .Qs Al `ashr (103) : 1-3

(7 langkah kesabaran)

Jangan menyia-nyiakan waktu
Artinya:” Maka apabila kamu Telah selesai dari sesuatu urusan, kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lain, Dan Hanya kepada ALLAH Tuhanmu lah hendaknya kamu berharap”. Qs Al insyiroh (94) : 7 - 8.

Maksudnya: sebagian ahli tafsir menafsirkan apabila kamu Muhammad Telah selesai berdakwah Maka beribadatlah kepada ALLAH; dan ada lagi yang mengatakan: apabila Telah selesai mengerjakan shalat, maka berdo`alah.

Harus berdo`a kepada ALLAH

Artinya:” Katakanlah kepada orang-orang musyrik: ALLAH Tuhanku tidak mengindahkan kamu, melainkan kalau ada do`amu. Tetapi bagaimana kamu beribadat kepada-Nya, padahal kamu sungguh Telah mendustakan-Nya? Karena itu kelak azab pasti menimpamu". Qs Al Furqon (25) : 77

Bekerja dengan giat dan rajin, serta disiplin pada
posisi masing masing

Artinya:” Katakanlah: Wahai kaumku, Bekerjalah sesuai dengan posisimu, Sesungguhnya Aku akan bekerja pula, Maka kelak kamu akan mengetahui”. Qs Az zumar (39) : 39.

Bekerja dengan propessional

Artinya:” Katakanlah: Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya dan bakat propessi masing-masing. Maka ALLAH Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya”. Qs Al isroo (17) : 84.

termasuk dalam pengertian keadaan disini ialah, propessi bakat, posisi jabatan, tabiat, kapasitas dan pengaruh alam sekitarnya.
Janganlah menjadi orang orang yang lalai

Artinya:” Dan Sesungguhnya kami jadikan untuk isi Neraka Jahannam kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami ayat-ayat ALLAH dan mereka mempunyai mata tetapi tidak dipergunakannya untuk melihat tanda-tanda kekuasaan ALLAH, dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakannya untuk mendengar ayat-ayat ALLAH. mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. mereka Itulah orang-orang yang lalai”. Qs Al A`raaf (7) : 179.

وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ .2
“Wa ginaa ka qobla faqri ka”
2. Yang kedua ialah:” Dan Selagi kaya, cukup, sebelum kamu kekurangan, jatuh miskin”

Artinya: “Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan ALLAH adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. ALLAH melipat gandakan ganjaran bagi siapa yang dia kehendaki. dan ALLAH Maha luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui”. Qs Al Baqoroh (2) : 261.

Pengertian menafkahkan harta di jalan ALLAH meliputi belanja untuk kepentingan berjuang dijalan ALLAH, pembangunan perguruan sekolah Pendidikan, mesjid, musholah, rumah sakit, usaha, penyelidikan ilmiah, ide, terobosan baru, nasihat yang baik dan membantu dengan tenaga dan lain-lain, dan ini diganti oleh ALLAH SWT dengan 700 X Lipat bahkan lebih dari itu, karena ALLAH Maha kaya . ( Aisyah dan daging kambing & Usman dan spekulan)

Artinya:” Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari ALLAH Tuhanmu dan kepada syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang mampu menahan amarahnya dan orang yang mampu mema'afkan kesalahan orang lain dan. ALLAH menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan dengan Rasa Ihsan”. Qs Ali `im roon (3) : 133-134.

Kita bisa beli obat, tetapi tidak bisa beli penyembuhan,
Kita bisa beli makanan, tetapi tidak bisa beli selera,
Kita bisa beli tempat tidur, tetapi tidak bisa beli rasa ngantuk,
Kita bisa beli buku, tetapi tidak bisa beli fikiran.
Kita bisa punya rumah, tetapi belum tentu rumah tangga bahagia

Jadi semuanya adalah milik ALLAH SWT termasuk jiwa dan diri kita, kita hanyalah diamanati saja, Cuma hak guna pakai saja, oleh karena itu, beribadahlah dengan menghambakan diri kepadaNya saja, dan laksanakanlah semua perintahNya serta tinggalkanlah semua laranganNya, berbuat kebajikanlah dengan menebarkan cinta kasih sayang, dan jadilah hamba ALLAH SWT yang selalu bersyukur serta hanya mencari RidhoNya saja.

Artinya: “Maka nikmat ALLAH Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”

وَصِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ .3
“Wa Shihha taka qobla saqo mika”
3. Yang ketiga ialah,:” Dan Selagi engkau sehat, sebelum datang masa sakit ”.

Kesehatan inilah yang harus banyak banyak kita syukuri dengan meningkatkan ibadah, iman dan taqwa serta ilmu, sehingga kita bisa berbuat `amal kebajikan sesuai dengan perintah ALLAH SWT dan mengikuti sunah RasulNya.

Cara bersyukur itu ada tiga macam :

1. Syukur dengan ucapan lisan
2. Syukur dengan hati.
3. Syukur dengan anggauta badan.

Definisi Syukur ialah; Memanfaatkan apa saja yang diberikan oleh ALLAH SWT sesuai fungsinya untuk mencari RidhoNya.

Syukur itu adalah creative active dan dinamis sebagaimana
firman ALLAH surat Ibrahim (14) : 7.

Artinya:” Dan (ingatlah juga), tatkala ALLAH Tuhanmu memaklumkan, Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".

Syukur memanfaatkan panca indera
Qs An Nahl (16) : 78.

Artinya:” Dan ALLAH mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun jua, dan dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, pemikiran dan perasaan agar kamu bersyukur”.

Syukur memanfaatkan Lautan
Qs An Nahl (16) : 14.

Artinya: “Dan Dia-lah ALLAH yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar (ikan cumi udang), dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai; mutiara minyak dan gas bumi dan kamu melihat bahtera berlayar padanya, dan supaya kamu mencari (keuntungan) dari karunia-Nya, dan supaya kamu bersyukur”.
Syukur memanfaatkan waktu
Qs Al Qoshosh (28) : 73.

Artinya: “Dan Karena rahmat kasih sayang ALLAH, Dia jadikan untukmu malam dan siang, supaya kamu beristirahat pada malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari karunia-Nya (pada siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya”.

Jika seluruh manusia bersyukur kepada ALLAH, apakah Kemulian dan Kebesaran ALLAH akan bertambah ? Tidak !! .

Begitu juga sebaliknya, jika seluruh manusia ingkar kepada ALLAH, apakah Kemulian dan Kebesaran ALLAH akan berkurang ? tidak!!, kenapa ?

Karena Kemulian dan Kebesaran ALLAH Tidak Terbatas, sesuatu yang tidak terbatas apabila ditambah atau dikurangi jumlahnya tetap tidak terbatas, itulah Kemulian dan Kebesaran ALLAH SWT, jadi syukur itu akan kembali kepada orangnya dengan bertambahnya nikmat karunia ALLAH SWT.

وَ شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ .4
“Wa syabaa baka qobla haro mika”
4. Yang keempat :”Dan masa mudamu sebelum datang
masa tua renta”

Ada pepatah mengatakan,” Belajar dimasa muda seperti mengukir diatas batu, dan belajar diwaktu tua seperti mengukir diatas air”

Sebab kalau kita sudah tua, fikiran mulai luntur, mata mulai lamur, gigi mulai gugur, uban mulai bertabur, kulit mulai kendur, dan akhirnya kita masuk keliang kubur.

Sebab kita juga akan terkena yang disebut dengan 8 B, yaitu, Bongkok, Buta, Budek / Bolot, Batuk, Belek, Bengek, Beser, Bego.

حَيَا تَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ وَ.5
“Wa hayaa taka qobla mau tika”
5. Yang kelima: “Dan Semasa hidupmu, sebelum datang kematianmu”.

Ada pepatah berbunyi, setinggi tingginya bangau terbang, akhirnya kembali kekubangan juga. Manusia semuanya akan mati, dan mati itu pasti, dan kalau kita mati hanya membawa
8 m kain kapan bagi laki laki, dan 14 m bagi wanita dan semuanya akan terputus kecuali 3 hal, yaitu:

اِذَا مَا تَ اْلاِ نْسَا نُ اِنْ قَظَعَ عَمَلَُهُ اِلاَّ مِنْ ثَلاَ ثٍ صَدَ قَةٍ جَا رِيَةٍ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَلَدٍ صَا لِحٍ يَدْ عُوْلَهُ. اَلْحَدِ يْثْ .
Artinya:” Apabila manusia meninggal, semua amalnya terputus kecuali 3 hal:

1.Sodakoh amal jariahnya semasa dia hidup.
2.Ilmu yang bermanfaat yang diajarkan kepada orang lain.
3.Anak soleh dan solehah yang selalu mendo`akannya.

Dan kita manusia semuanya ini, sebenarnya
sudah diputus mati.

Artinya: “Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; Maka apabila Telah datang waktu ajalnya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat pula memajukannya” . Qs Al A`raaf (7) : 34.

Namun seolah olah manusia ingin hidup kekal
selamanya didunia.

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu: Berangkatlah untuk berjuang pada jalan ALLAH kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu selamanya ? apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di Akhirat ? padahal kenikmatan hidup di dunia Ini dibandingkan dengan kehidupan diakhirat hanyalah sedikit. Qs At Taubah (9) : 38.
( ikan arwana, bubuk emas, cepot dan udel,
singa, ular, tikus hitam putih).

Menghindar dari mati ?!

Artinya: “Katakanlah: Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, Maka Sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu juga, Kemudian kamu akan dikembalikan kepada ALLAH, yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang Telah kamu kerjakan" Qs Al jumu`ah (62) : 8.

Setiap yang bernyawa pasti mati

Artinya:” Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). dan Hanya kepada kamilah kamu dikembalikan”. Al Anbiyaa (21):35.

Do`a terakhir Rasululloh ketika
Beliau akan wafat.
لاَ اِلَهَ اِلاَّ الله , اِنَّ لِلْمَوْتِ سَكَرَاتْ
اَللَّهُمَّ اَ عِنِّيْ عَلىَ سَكَرَاتِ الْمَوْتِ اَللَّهُمَّ اَعِنِّيْ عَلىَ كَرْبِ الْمَوْتِ
رَبِّ اغْفِرْلِيْ وَارْحَمْنِيْ وَ اَلْحِقْنِيْ بِا لرَّفِيْقِ مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمَ الله ُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالسُّهَدَاءِ وَالصَّا لِحِيْنَ وَحَسُنَ اُولَئِكَ رَفِيْقًا
Artinya:” Tidak ada Tuhan melainkan ALLAH, sesungguhnya bagi kematian itu ada kepayahan, Wahai ALLAH, tolonglah aku dari sakitnya sakarotil maut, Ya ALLAH, bantulah aku dari kepayahan maut, Ya Robbi, ampunilah daku, kasih sayangilah daku, dan pertemukanlah daku dengan Arrofiiq, bersama dengan orang orang yang telah Engkau beri nikmat pada mereka, yaitu para Nabi, Siddiqiin, Para Syuhada, Orang orang yang soleh, Dan mereka adalah sebaik baik teman”. (kita baca Al Qur an surat An Nisaa (4):69)

Kenikmatan dari ALLAH

Artinya:” Dan barangsiapa yang mentaati ALLAH dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh ALLAH, yaitu: Nabi-Nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. dan mereka Itulah teman yang sebaik-baiknya”. An Nisaa (4):69. x
Ialah: orang-orang yang amat teguh kepercayaannya kepada kebenaran Rasululloh saw, dan inilah orang-orang yang dianugerahi nikmat sebagaimana yang tersebut dalam surat Al Faatihah ayat (6) - 7.

Artinya:” (yaitu) jalan orang-orang yang Telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat ”. Al Faatihah (1):6-7

yang dimaksud dengan mereka yang dimurkai dan mereka yang sesat ialah semua golongan yang menyimpang dari ajaran Islam, yaitu orang Yahudi dan Nasrani.

Jangan bermegah megah!

Artinya:
1 Bermegah-megahan Telah melalaikan kamu,
2. Sampai kamu masuk ke dalam kubur.
3. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui akibat perbuatanmu itu,
4. Dan janganlah begitu, kelak kamu akan Mengetahui.
5. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin,
6. Niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim,
7. Dan Sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan 'ainul yaqin.
8. Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan yang kamu megah-megahkan di dunia ini.

Maksudnya: Bermegah-megahan dalam soal banyak harta, anak, pengikut, kekuasaan, kekuatan, kemuliaan, posisi jabatan juga ilmu pengetahuan dan teknologi dan seumpamanya yang Telah melalaikan kamu dari ketaatan kepada ALLAH SWT dan meninggalkan contoh Rasululloh Saw. Dan Ainul yaqin artinya ialah melihat dengan mata kepala sendiri sehingga menimbulkan keyakinan yang kuat. At Takatsur (102) : 1-8.

Artinya:” ALLAH memegang jiwa orang ketika matinya dan memegang jiwa orang yang belum mati di waktu tidurnya; Maka Dia tahanlah jiwa orang yang Telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditetapkan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda- tanda kekuasaan ALLAH bagi kaum yang berfikir”. Qs Az zumar (39): 42.

Maksudnya: orang-orang yang mati itu rohnya ditahan ALLAH sehingga tidak dapat kembali kepada tubuhnya; dan orang-orang yang tidak mati Hanya tidur saja, rohnya dilepaskan sehingga dapat kembali kepada tubuhnya lagi.

وَهُوَ الَّذِىْ يَتَوَفَّاكُمْ بِالَّيْلِ وَيَعْلَمُ مَاجَرَحْتُمْ بِالنَّهَارِ ثُمَّ يَبْعَثُكُمْ فِيْهِ لِيُقْضَى
اَجَلٌ مُسَمًّى ثُمَّ اِلَيْهِ مَرْجِعُكُمْ ثُمَّ يُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ
Artinya:” Dan Dialah ALLAH yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, Kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umurmu yang Telah ditentukan, Kemudian kepada ALLAH-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan”. Qs Al An `aam ( 6 ): 60.

Kamu ditidurkan di malam hari dan dibangunkan di siang hari, supaya dengan perputaran waktu itu habislah umurmu yang Telah ditentukan.

يَااِبْنَ أَدَمَ, كُلُّ يَوْمٍ نَرْزُقُكَ وَاَنْتَ تَحْزَنُ, وَيَنْقُصُ كُلَّ يَوْمٍ مِنْ عُمْرِكَ وَاَنْتَ تَفْرَحُ, اَنْتَ فِيْمَا يَكْفِيْكَ وَيَطْلُبُ مَا يُطْغِيْكَ, لاَبِقَلِيْلٍ تَقْنَى وَلاَ بِكَثِيْرٍ تَشْبَعْ ( حديث القد س)

Artinya:” Wahai anak cucu Adam, setiap hari kami berikan rezqi padamu, tetapi kamu masih berkeluh kesah, dan setiap hari umurmu berkurang, tetapi kamu gembira, engkau diberi kecukupan, tetapi engkau mencari yang membuatmu durhaka, sedikit kamu tidak merasa cukup, banyakpun kamu tidak merasa puas”. ( Hadits Qudsi ).

Artinya:” Dan Dialah ALLAH yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu Malaikat-Malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh Malaikat-Malaikat kami, dan Malaikat- Malaikat kami itu tidak melalaikan kewajibannya”. Qs Al An `aam (6) : 61.

وَءَاخِرُ دَعْوَى نَا أَنِ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar